Minggu, 09 November 2014

TEORI EKONOMI MAKRO

Sesuai dengan namanya pula, “makro” berarti besar. Dengan demikian, teori ekonomi makro menganalisis keseluruhan kegiatan perekonomian, bersifat global dan tidak memerhatikan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Dalam menganalisis mengenai kegiatan pembeli, misalnya, yang dianalisis bukanlah mengenai tingkah lakuseorang pembeli, melainkan keseluruhan pembeli yang ada di pasar. Kita juga tidak lagi memperhatikan permintaan dan penawaran terhadap suatu barang (misalnya permintaan terhadap mobil, atau penawaran kopi), melainkan permintaan dan penawaran barang-barang secara keseluruhan (agregat).
Ada beberapa aspek yang dianalisis teori ekonomi makro, antara lain adalah sebagai berikut.

1)      Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara
Dalam hali ini teori ekonomi makro menganalisis mengenai sampai sejauh mana suatu perekonomian akan menghasilkan barang dan jasa. Tingkat kegiatan perekonomian ini ditentukan oleh pengeluaran agregat dalam perekonomian, yang meliputi: (1) pengeluaran rumah tangga atau konsumsi rumah tangga, (2) pengeluaran pemerintah, (3) pengeluaran perusahaan atau investasi, serta (4) ekspor dan impor. Analisis dalam teori ekonomi makro juga memperhatikan perubahan harga-harga dan pengaruh perubahan jumlah uang beredar terhadap pengeluaran agregat.

2)      Pengeluaran Agregat
Masalah akan timbul bila pengeluaran agregat tidak mencapai tingkatyang ideal. Idealnya, pengeluaran agregat mencapai tingkat yang diperlukan untuk mewujudkan kesempatan kerja penuh (full employment) tanpa menimbulkan inflasi, meskipun dalam praktiknya tujuan ini sulit dicapai.

3)      Mengatasi Pengangguran dan Inflasi
Perekonomian tidak dapat secara otomatis mengatasi masalah pengangguran dan inflasi. Tindakan pemerintah diperluka untuk mengatasi kedua masalah itu, yaitu melalui serangkaian kebijakan, berupa kebijakan moneter dan kebijakan fiskal. Kebijakan moneter adalah langkah-langkah pemerintah dalam memengaruhi jumlah uang beredar (money supply) dalam perekonomian atau mengubah suku bunga dengan tujuan untuk mengatasi masalah perekonomian yang dihadapi. Sedangkan kebijakan fiakal adalah langkah-langkah pemerintah mengubah struktur dan jumlah pajak serta pengeluarannya dengan maksud untuk memengaruhi tingkat kegiatan perekonomian.

Referensi: Buku TEORI EKONOMI MIKRO, edisi ke-4, Prathama Rahardja dan Mandala Manurung, LP-FEUI


TEORI EKONOMI MIKRO

Teori ekonomi mikro, sesuai dengan namanya (mikro), dapat diartikan sebagai “ilmu ekonomi kecil”. Berdasarkan pada corak dan ruang lingkup analisisnya, teori ekonomi mikro diartikan sebagai “Bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian”. Ada beberapa aspek yang dianalisis teori ekonomi mikro, tiga aspek penting di antaranya adalah sebagai berikut.
1)      Interaksi di Pasar Barang
Dilihat dari pandangan ekonomi mikro, suatu perekonomian merupakan penggabungan dari berbagai jenis pasar barang. Oleh sebab itu untuk mengenal corak kegiatan suatu perekonomian kita antara lain perlu memperhatikan corak operasi suatu pasar. Pasar dalam pengertian ekonomi tidak berwujud secara fisik; pasar merupakan pertemuan antara permintaan (demand) dan penawaran (supply), atau mempertemukan penjual dan pembeli suatu barang. Melalui interaksi di antara penjual dan pembeli, pasar akan menentukan tingkat harga suatu barang dan jumlah barang yang diperjualbelikan. Contohnya adalah pasar beras, pasar pakaian, pasar komputer, pasar mobil. Teori ekonomi mikro tidak menerangkan operasi keseluruhan pasar-pasar tersebut. Untuk menunjukkan bagaimana suatu pasar berfungsi dan beroperasi, teori ekonomi mikro hanya menjelaskan tentang interaksi di antara penjual dan pembeli di suatu pasar barang

2)      Tingkah Laku Pembeli dan Penjual
Dalam analisis ini teori ekonomi mikro bertitik tolak dari dua asumsi. Asumsi pertama: para pembeli dan penjual menjalankan kegiatan ekonomi mereka secara rasional; Asumsi kedua: para pembeli berusaha memaksimumkan kepuasan yang mungkin dinikmatinya, sedangkan para penjual berusaha berusaha memaksimumkan keuntungan yang akan diperolehnya dari kendala-kendala yang dimilikinya. Berdasarkan asumsi-asumsi tersebut, teori ekionomi mikro menunjukkan (a) bagaimana seorang pembeli menggunakan sejumlah pendapatan untuk membeli berbagai jenis barang yang dibutuhkannya, dan (b) bagaimana seorang penjual atau produsen menentukan tingkat produksi yang akan dilakukannya.

3)      Interaksi di Pasar Faktor Produksi
Individu-individu dalam perekonomian adalah pemilik faktor-faktor produksi. Mereka menawarkan faktor-faktor produksi tersebut untuk memperoleh pendapatan. Pendapatan tersebut untuk selanjutnya akan digunakan guna membeli barang dan jasa yang mereka butuhkan. Sebaliknya, penjual-penjual membutuhkan faktor-faktor produksi untuk memproduksikan barang dan jasa. Oleh sebab itu mereka akan menjadi pembeli faktor-faktor produksi. Interaksi di antara pembeli dan penjual faktor-faktor produksi di berbagai pasar faktor produksi akan menentukan “harga” suatu faktor produksi dan banyaknya jumlah faktor produksi tersebut yang akan digunakan. Macam-macam faktor produksi dan “harganya” (balas jasa) adalah tenaga kerja (labor) yang diberikan upah atau gaji (wages/salary), modal (capital) yang diberikan bunga (interest) dan dividen, tanah (land) yang diberikan sewa (rent) dan kewirausahaan (entrepreneurship) yang diberikan laba (profit).

Referensi: Buku TEORI EKONOMI MIKRO, edisi ke-4, Prathama Rahardja dan Mandala Manurung, LP-FEUI

ILMU EKONOMI

Pengertian Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi mempelajari perilaku individu dan masyarakat dalam menentukan pilihan untuk menggunakan sumber daya – sumber daya yang langka (dengan dan tanpa uang), dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya
Berikut hal yang dipelajari dalam ilmu ekonomi:
a.       Kelangkaan (Scarcity)
Keterbatasan kita menyebabkan banyak hal terasa langka (scarce). Kelangkaan mencakup kuantitas, kualitas, tempat dan waktu.sesuatu tidak akan langka kalau jumlah (kuantitas) yang tersedia sesuai dengan kebutuhan, berkualitas baik, tersedia dimana saja (di setiap tempat) dan kapan saja (waktu) dibutuhkan.

Contoh: Udara (oksigen) untuk pernafasan manusia, di pedesaan yang masih hijau dan bersih, belum langka. Sebab tersedia dalam jumlah banyak, berkualitas baik, tersedia di mana saja dan kapan saja. Sedangkan yang tinggal di wilayah industri Jepang, polusi udara yangsudah parah membuat mereka tidak leluasa lagi menghirup udara berkualitas baik dalam jumlah yang banyak, kapan saja dimana saja. Udara segar menjadi langka. Untuk menikmatinya diperlukan biaya.

b.      Pilihan-pilihan (Choices)
Dalam setiap masyarakat selalu didapati bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas banyaknya. Manusia tidak pernah merasa puas atas apa yang telah mereka peroleh dan mereka capai. Apabila keinginan sebelumnya sudah terpenuhi, maka keinginan-keinginan yang lain akan muncul.

Terbatasnya sumber daya yang tersedia dibandingkan kebutuhan/ keinginan, menyebabkan manusia harus menentukan pilihan-pilihan yang bersifat individu maupun kolektif. Pilihan yang bersifat individu, misalnya; baju apa yang akan dipakai hari ini. Pilihankolektif, misalnya; kemana kita piknik hari sabtu nanti. Ada juga pilihan-pilihan yang sangat kompleks (sulit). Misalnya; mana yang kita dahulukan, sekolah yang tinggi atau cepat-cepat bekerja.

c.       Biaya Kesempatan (Opportunity Cost)
Ilmu ekonomi memandang manusia sebagai makhluk rasional. Pilihan yang dibuatnya berdasarkan pertimbangan untung rugi, dengan membandingkan biaya yang harus dikeluarkan dan hasil yang akan diperoleh. Biaya yang dimaksudkan dalm konsep ilmu ekonomi (economic cost) berbeda dengan konsep biaya akuntansi (accounting cost).
Bagi seorang akuntansi, biaya adalah total uang yang dikeluarkan untuk memperoleh atau menghasilkan sesuatu.
ekonom melihat dari sudut pandang yang luas, yaitu alternatif penggunaan uang sebesar Rp.80 juta, jika tidak digunakan untuk membeli mobil bekas. Alternatif yang paling umum adalah menyimpannya dalam deposito berjangka. Jika bunga deposito 20% per tahun, di akhir tahun uang Nona Lia menjadi Rp.96 juta
Konsep yang dijelaskan pada paragraf diatas adalah biaya kesempatan(opportunity cost), yaitu kesempatan (untuk memperoleh sesuatu) yang hilang karena kita telah memilih alternatif lain.

Barang dan Jasa
Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk mengahasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Contoh yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat: beras, minuman, buku. Sedangkan contoh barang yang akan digunakan untuk menghasilkan barang lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat: mesin-mesin, peralatan, bangunan pabrik.

Jasa tidak dapat digolongkan sebagai suatu barang, karena tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Contoh: jasa perbankan, jasa bengkel, jasa dokter dan pengajaran yang diberikan oleh guru.

Referensi: Buku TEORI EKONOMI MIKRO, edisi ke-4, Prathama Rahardja dan Mandala Manurung, LP-FEUI


Senin, 03 November 2014

PROFILE COMPANY PT. PARAGON TECHNOLOGY AND INNOVATION (WARDAH COSMETICS)

1.       Sejarah Industri Kosmetik
PT Paragon Technology and Innovation berdiri pada tanggal 28 Februari 1985 dengan nama awal PT Pusaka Tradisi Ibu. Perusahaan ini baru berganti nama menjadi PT Paragon Technology and Innovation pada tahun 2011. Perusahaan ini didirikan oleh pasangan suami istri Drs. H. Subakat Hadi, M.Sc dan Dra. Hj. Nurhayati Subakat, Apt. Pada masa itu, pendiri melihat masih ada peluang yang terbuka. Perusahaan ini dimulai dengan sederhana namun sudah diusahakan dengan tata cara yang baik. PT Pusaka Tradisi Ibu (PTI) pada awal berdirinya hanya memproduksi perawatan rambut. Pada tahun 1987, perusahaan ini mengeluarkan produk perawatan rambut dengan merk Ega yang dipasarkan ke salon-salon. Kemudian lahir produk Putri yang sampai sekarang masih diproduksi.

Tahun 1985-1990, PT Pusaka Tradisi Ibu mengalami perkembangan pesat. Mulai dari Jabotabek, produknya mulai menyebar dan bersaing langsung dengan produk lama yang telah eksis. Mulai tahun 1990, produk salonnya dapat bersaing dengan produk eksis. Survey CIC (2002) menyebutkan bahwa Hair Tonic Putri adalah hair tonic yang paling banyak digunakan di indonesia. Sedangkan produk perawatan rambut lainnya selalu masuk 10 besar. Seiring dengan perkembangan perusahaan, pada bulan Desember 1990, PT Pusaka Tradisi Ibu mendirikan pabrik produksi di Kawasan Industri Cibodas Tangerang. Pendirian pabrik yang baru ini bertujuan untuk menambah kapasitas produksi yang terus meningkat.

Pada tahun 1995, PTI mulai mengembangkan merk Wardah. Namun, belum bisa berjalan dengan baik dikarenakan rekanan manajemen yang kurang baik. PTI kembali mencoba mengembangkan Wardah pada tahun 1996 dengan tetap bekerja sama dengan agen dalam pemasarannya. Sejak itu penjualannya mulai menanjak dan PT Pusaka Tradisi Ibu memasuki pasar tata rias (decorative).

Ketika krisis ekonomi 1998, banyak perusahaan sejenis yang tutup. Daya beli masyarakat anjlok sementara harga bahan baku naik sampai empat kali lipat. PTI mengambil reaksi cepat menyikapi krisis tersebut di saat pesaing-pesaing lain tidak berproduksi. Setelah melewati masa krisis selama empat bulan, PTI justru mengembangkan pasar. Pada tahun 1999-2003, PTI mengalami perkembangan kedua. Penjualan merk Wardah pada masa tersebut melonjak pesat. Pabrik lain di Kawasan Industri Jatake Tangerang didirikan dan mulai beroperasi pada tahun 2001. PTI mulai memodernisasi perusahaan pada tahun 2002-2003. Perusahaan ini mulai masuk ke pasar umum yang memerlukan perubahan dari segi internal. Selain itu, juga melalui program promosi dan membina tim promosi.

Pada tahun 2005, PT Pusaka Tradisi Ibu sudah menerapkan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB). Sampai sekarang, di Indonesia baru 80 pabrik dari keseluruhan 760 pabrik yang sudah menerapkan CPKB. Selain itu, PTI menjadi percontohan pelaksanaan CPKB untuk industri kosmetika yang lainnya. PTI sampai dengan saat ini sudah memiliki 26 Distribution Centre (DC) hampir di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini perusahaan ini telah memiliki DC di Malaysia. PT Paragon Technology Innovation (PTI) berdiri sejak 1985 dan telah mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacturing Practice) dengan kapasitas produksi yang besar dan formulasi kosmetik yang unggul.

Dengan pengalaman lebih dari 28 tahun, PTI telah membawa Wardah sebagai brand lokal terbesar di Matahari, Departemen Store terbesar di Indonesia. PTI juga terus mengembangkan brand-brand unggulan lainnya (Make Over, Putri, IX, Vivre, Hair Addict, Nusilk).

Selama 4 tahun terakhir, perusahaan telah tumbuh lebih dari 80% per tahun, dengan 30 daerah operasional dan lebih dari 4500 karyawan di seluruh Indonesia.

2.       Produk Kosmetik Wardah
Produk kosmetik Wardah tersedia dalam berbagai rangkaian, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

1)      BASIC SERIES
A.      Facial Wash
B.      Cleanser
C.      Hydrating Toner
D.      Sunscreen Gel SPF 30
E.       Moisturizer Cream
F.       Moisturizer Gel
G.     Intensive Night Cream
H.      Peeling Cream
I.        Facial Scrub
J.        Facial Mask

2)      LIGHTENING SERIES
A.      Lightening Gentle Wash
B.      Lightening Facial Scrub
C.      Lightening Milk Cleanser
D.      Lightening Face Toner
E.       Lightening Face Mask
F.       Lightening Body Lotion
G.     Lightening Two Way Cake
H.      Lightening Day Cream Step 1
I.        Lightening Night Cream Step 1
J.        Lightening Day Cream Step 2
K.      Lightening Night Cream Step 2

3.       Struktur Organisasi



4.       Tiga Prinsip Kosmetik Wardah
A.      Purity
Produk Wardah mengandung bahan baku yang aman dan halal, diciptakan untuk kenyamanan dan ketenangan wanita yang meggunakannya.
B.      Beauty Expert
Citra awal Wardah sebagai kosmetik ditujukan untuk wanita muslim telah berkembang menjadi produk yang dapat dinikmati oleh kalangan yang lebih luas.
C.      Inspiring Beauty
Dari tahun 1995 hingga saat ini, Wardah selalu meyakini kecantikan yang menginspirasi. Wanita Indonesia bisa jadi telah mengadopsi dinamika kemajuan dunia, namun ia tak pernah meninggalkan nilai budaya Timur yang santun.Bagi wanita Wardah, kosmetika tidak hanya untuk tubuh akan tetapi juga untuk jiwa.



Senin, 06 Oktober 2014

ENGLISH TASK ABOUT ACTIVE AND PASSIVE FORM

ENGLISH TASK ABOUT ACTIVE AND PASSIVE FORM

The Answer

Exercise I: Active to Passive Forms
1.      A new ring-road round the city is being bulit by them
2.      The date of the meeting have been changed by them
3.      Is that course this semester being taught by Professor Rivers ?
4.      Customers are served by waitresses and waiters
5.      The Washington Monument is visited by hundreds of people every day
6.      Jim doesn’t paid very much by them
7.      The passive is being learned by these students
8.      The president has been shot by somebody

                       
Exercise II: Passive to Active Forms
1.      Alex is preparing the report
2.      Shirley has suggested a new idea
3.      Has a dog ever bitten you?
4.      Our teacher correct our homework
5.      The members are considering that proposal right now
6.      That company has constructed two building
7.      The secretary open the mail every morning
8.      The men is loading the truck now

Nama : Melati Ferdarani
Kelas : 1EB16
NPM  : 26214563

Kamis, 02 Oktober 2014

Pengertian Bisnis

PENGERTIAN BISNIS


Apa sih yang kalian tau tentang bisnis?

Dalam ilmu ekonomi
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.

Dalam ekonomi kapitalis
Dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.

Secara etimologi
Bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

Bentuk Dasar kepemilikan Bisnis
  • ·         Perusahaan Perseorangan
  • ·         Persekutuan
  • ·         Perseroan
  • ·         Koperasi

(Sumber: Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas)


Aspek - aspek yang terdapat dalam bisnis ada empat;

1. Kegiatan individu dan kelompok
2. Penciptaan nilai
3. Penciptaan barang dan jasa
4. Keuntungan melalui transaksi

Berikut definisi menurut para ahli:

Ø  Huat, T Chwee (1990)
Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari-hari. Bisnis sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat.

Ø  Musselman dan Jackson (1992)
Suatu aktivitas yang memenuhi kebutuhan dan ekonomis masyarakat dan perusahaan diorganisasikan untuk terlibat dalam aktifitas tersebut

Steinford ( 1979)
Business is an institution which produces goods and services demanded by people.” Artinya bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

Ø  Brown dan Petrello (1976)
“Business is an institution which produces goods and service demanded by people.” Artinya  bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sambil memperoleh laba.

Ø  Glos, Steade dan Lowry (1996)
Bisnis adalah jumlah seluruh kegiatan yang diorganisir oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang perniagaan dan industry yang menyediakan barang dan jasa untuk kebutuhan mempertahankan dan memperbaiki standard serta kualitas hidup mereka.

Contoh kasus:
Suatu group band beranggotakan 5 orang melaporkan seorang berinisial `M` atas dugaan melakukan penipuan investasi emas yang menelan kerugian sebesar Rp900 juta. Hari ini, ‘M’ yang didampingi kuasa hukumnya, MS, mencoba menjelaskan kronologi investasi itu.
         Perkenalan M dan Group Band tersebut berawal pada tahun 2009. Teman M, berinisial O, yang juga teman dari basist band inisial B, sering main ke kediaman M. Semenjak itu, B sering melihat kegiatan M bermain investasi emasonline, dan mulai menunjukkan ketertarikannya. "M ini, dulu punya teman perempuan berinisial O, mereka berdua tinggal serumah. O ini yang merupakan temannya B" kata MS saat ditemui di gedung Palma One, Kuningan, Jakarta Selatan. "Dia (B) sering main ke rumah, saya kasih tahu cara mainnya," jelas M.
            Dari awal ketertarikanya itu, B mulai mencoba, dan ikut bergabung. Rp5 juta menjadi uang pertama yang diberikan B pada M. "Kemudian B menyerahkan uang Rp5 juta," jelas MS. Namun, belakangan, bukan hanya B yang terliba, Para personil yang lain juga ikut terlibat. I vokalis Band itu, menurut M dan MS, baru dua kali mennyerahkan uang sebesar Rp30 juta. "Lama-lama ini menarik rekannya di grup band itu, terakhir I. Nah, I ini baru dua kali menyerahkan uang, masing-masing Rp30 juta. Jadi waktu itu emas naik, dia dapat untung, tapi dia diam-diam saja. Pas sekarang lagi rugi, ya dia baru keluar," tutup MS.
          Maka dari itu dihimbau bagi masyarakat yang berminat dengan bisnis investasi di dunia maya harus lebih berhati-hati karena bisnis online tertentu bisa dikategorikan penipuan. Sebagai bisnis yang memberi peluang menguntungkan bagi member, tentu banyak menarik minat masyarakat yang memulainya dengan hanya mencoba, selanjutnya menjadi investment oriented.
Bagi yang ingin mencoba untuk memulainya alangkah baiknya untuk lebih berhati-hati sebelum memutuskan untuk begabung disalah satu bisnis yang akan kita jalani seperti pepatah “Teliti Sebelum Membeli”.hal ini perlu kita lakukan agar kita jangan mudah terbuai dengan iming iming surgawi yang menyesatkan,yang mengakibatkan investasi kita hilang tanpa menhasilkan sesuatu yang kita harapkan. banyak banget para pebisnis pemula yang sudah tertipu oleh banyak iming-iming di internet. banyak juga orang yang mengatakan bisnis internet itu hanyalah tipuan, itu juga salah. maka dari itu sebaiknya anda dan kita semua selalu hati-hati sebelum bertindak. (Sumber: Erlita Ardevillana)

Analisis saya:
Definisi dari bisnis yaitu suatu aktivitas yang memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat banyak.

Analisis kasus menurut saya:
Karena itu bagi masyarakat yg berminat berinvestasi di dunia maya harus sangat berhati-hati karna setiap berinvestasi di dunia maya belum tentu sepenuhnya benar, karna kebanyakan orang yang berinvestasi di dunia maya belum tentu tahu seluk beluk orang yang kita investasikan.
Maka dari itu telitilah sebelum membeli barang yang akan kita beli atau investasikan.

Nama : Melati Ferdarani
Kelas  : 1EB16
NPM   : 26214563

Senin, 03 Maret 2014

Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI)

Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi

Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi yang sering dikenal dengan nama KKPI. Merupakan salah satu mata pelajaran adaptif yang diberikan oleh sekolah untuk muridnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) supaya mengetahui atau mengenali pelajaran tentang komputer. Salah satu materi yang diberikan pada saat pelajaran KKPI di SMK Negeri 28 Jakarta yaitu tentang Jaringan Komputer.

Jaringan Komputer adalah Sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya, berkomunikasi dan dapat mengakses informasi.

Tujuannya yaitu agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan. Pihak yang meminta dan menerima layanan disebut dengan KLIEN (service)sedangkan yang memberikan atau mengirimi layanan disebut dengan PELADEN (server)

Ada beberapa jenis Jaringan Komputer, yaitu:
1. LAN (Local Area Network)
2. MAN (Wide Area Network)
3. WAN (Metropolitan Area Network)
4. SAN (Server Area Network)
5. WLAN (Wireless Area Network)
6. CAN (Controller Area Network)
7. DAN (Desk Area Network)
8. PAN (Personal Area Network)